MAYDAY project day 2: Malaysia – Thailand – Malaysia

13 Mei 2012
05.00
kumpulin paspor sambil istirahat di resto gede. Dari pihak bus yang isikan kartu imigrasi. Turun buat cuci muka, capek duduk.
06.30
imigrasi malaysia di Bukit Kayu Hitam. See you malay!

—–

Golden Mermaid, Samila Beach

06.15 LT (GMT +7)

cek imigrasi Thailand. Ditanya stay di mana, di kartu imigrasi tertulis “hotel”, kurang jelas. Aku bilang malam balik ke malay, oke tulis “today back”.
08.00
sampai kantor KBES langsung beli tiket balik ke KL, 400 Baht. (seharusnya aku bisa nitip tas gede ini di sini, numpang mandi, trus lanjut jalan-jalan supaya ga riweuuuuh)
08.30
 ke Hat Yai Nai alias reclining buddha naik ojek 40 baht (kurang nawar nih). Foto foto, sepiii.
Hat Yai Nai
nih tampak belakang

08.45 

mau ke Samila Beach di Songkhla, susahnya komunikasi. Untung sebelumnya udah simpen foto tempat yang dituju, tinggal ditunjukin deh. Meski gitu orang yang ku tanya baik banget, antar sampai tempat ojek dan make sure ojeknya antar aku. Naik ojek sampe nemu angkot (mobil AC) tujuan Songkhla 20 baht. Angkotnya pun antar sampe TKP padahal bukan rutenya 30 baht. Dari Hat Yai ke Songkhla sekitar 30 menit, udah beda daerah. Cara bayar pun unik. Penumpang meletakkan uang di mangkuk plastik kecil yang dikelilingin di kursi penumpang. Semuanya harus jujur, bayar sesuai tarif 30 baht. Nanti supir hitung total uang. Kalo ada yang bayarnya kurang atau lebih gimana ya tahunya siapa yang salah bayar, hmm..
Sampai Samila, aku minta tolong tuliskan dalam bahasa Thai tujuan kalau mau balik ke Hat Yai, jadi nanti kalo naik angkot tinggal tunjukkan tulisan yang aku sendiri ga tau cara bacanya –” supirnya super baik deh! Meski selama perjalanan ngomongin aku ke penumpang lain, ga ngerti mereka ngomong apa.

Tale of Cat and Mouse

Namanya pantai, ya panas. Beli coconut ice cream 30 baht, sebut saja es puter pake ketan, nangka, roti, dll. Pantainya sepi dan kurang bagus. Ada burung dara yang ngumpul dikasi makan oleh pengunjung. Di sini ada golden mermaid buat objek favorit foto. Konon di pantai ini ada kucing dan tikus yang kejar-kejaran memperebutkan mutiara hingga tenggelam dan mereka berubah menjadi pulau tikus dan pulau kucing. Ada juga anjing yang menengahi kedua binatang tersebut menjadi pulau anjing yang letaknya terpisah dari Samila beach. OK, kelar keliling..ke tempat oleh oleh. Sayangnya ga ada yang khas dari Samila, cuma kalung atau hiasan dari kerang. Makan nasi dulu deh, pesen nasgor udang dan air mineral 50 baht. Menunya pake huruf Thai semua +__+ eh orangnya bisa bahasa melayu, untunglah.

Coconut ice cream
Welcome to Samila Beach

Di Samila Beach

11.30
Bingung cara balik ke Hat Yai. Nanya ke pos polisi eh sepi. Ada cewek, pegawai hotel situ yang mau pulang, ga bisa english juga. Tunjukin kertas dari sopir angkot aja, kata dia nanti naik tuk tuk bareng (pake bahasa Tarzan). Tuk tuk ga ada yang lewat, jadinya aku dan mbak tadi naik ojek bertiga!! Haha..bisa ditangkap polisi nih kalo di Indo. Jadilah abang ojek yang baru mandi, mbak yang pulang kerja, dan saya yang belum mandi ini naik ojek motor ke pangkalan angkot dekat pasar, 20 baht. Lanjut naik angkot ber-AC ke Hat Yai 30 baht sampe ketiduran..
Turun di terminal bus Sai Mai di Hat Yai. Ternyata tulisan dari sopir angkot itu “road to Sai Mai” nama terminal itu. Titip tas dulu, 40 baht. Terus lanjut mandi di toiletnya, mumpung bisaaa 2 baht. Seger! Solat di prayer room dekat situ (salah kiblat dong). Jalan jalan di sekitar terminal sambil keringkan handuk. Banyak toko elektronik dan tour travel. Ke 7 11 beli minum, cari yang ada logo halal 20.75 baht. Makan lagi padahal masih kenyang, mumpung nemu warteg dekat terminal. Nasi ayam telur dan minum teh tarik yang beneran ditarik 55 baht. Kenyaaang, ngadem di prayer room. Thailand panasss.

15.00
Kenalan sama dua orang muslimah di prayer room, mahasiswa di Hat Yai dan Bangkok. Ngomongnya campur melayu, english, dan tarzan! Awalnya cuma nanya cara ke kantornya KBES tempat bisku berangkat, eh diantar sampe TKP naik tuk tuk, dibayarin pula! Alhamdulillah.. Komunikasi dengan mereka lebih banyak ketawanya karena ga ngerti mau ngomong apa, haha.. Cuma bisa Kob Khun Kaa (Thanks), Mei (no), Kaa (yes). Sampai KBES office, titip tas trus belanjaaa. Diantar sampe pasarnya, dekat situ tinggal jalan kaki. Saat pamitan, dia bilang semoga kita dipertemukan kembali oleh Allah. Amin!
Sekitar kantornya KBES ada mall gede dan tempat jual souvenir. Tas kain 150 baht, gantungan kunci 20 baht. Mau beli kaos, uangnya ga cukup, rata rata 150 baht. Beli minum buat bekal perjalanan 15 baht.

19.00
Naik double decker, seat di lantai atas, horeee! Leaving to KL. Btw dapat air minum juga loh dari KBES.

20.35
Imigrasi Thailand, see you!

———

21.50 LT (GMT+8)
Padahal cuma beda semeter tapi waktunya udah beda sejam. Hello again malaysia! Stempel paspor dan scan fingerprints.
Zzz lets fall asleep, KL masih besok pagi.

Alhamdulillah Thailand terlewati meski cuma 1 hari. Penduduknya sangat ramah dan niat banget membantu. Aku pasti kembali ke sini, ke Krabi, Phi Phi, Phuket, sampai Bangkok. Pasti!
About these ads

What do you think?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s